Kembali ke Beranda
Workshop Penyusunan Kurikulum dan RPS Berbasis OBE Institut Alif Muhammad Imam Syafi’i (INAMIS)

Berita • 11 Juli 2026

Workshop Penyusunan Kurikulum dan RPS Berbasis OBE Institut Alif Muhammad Imam Syafi’i (INAMIS)

Lamongan, 11 Juli 2026 – Dalam rangka meningkatkan mutu akademik dan memperkuat implementasi kurikulum berbasis capaian pembelajaran, Institut Alif Muhammad Imam Syafi’i (INAMIS) menyelenggarakan Workshop Penyusunan Kurikulum dan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) berbasis Outcome-Based Education (OBE) pada Sabtu, 11 Juli 2026.Kegiatan ini menghadirkan narasumber utama, Prof. Ir. Syamsul Arifin, M.T., yang dikenal sebagai pakar dalam pengembangan kurikulum dan sistem pembelajaran berbasis OBE. Workshop ini diikuti oleh seluruh dosen serta civitas akademika INAMIS sebagai bagian dari komitmen institusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi.Dalam paparannya, narasumber menekankan bahwa pendekatan Outcome-Based Education (OBE) berfokus pada capaian pembelajaran lulusan (learning outcomes) yang terukur dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja serta perkembangan zaman. Pendekatan ini menuntut penyelarasan antara capaian pembelajaran, materi perkuliahan, metode pembelajaran, serta sistem evaluasi. Hal ini sejalan dengan praktik di berbagai perguruan tinggi yang menjadikan OBE sebagai strategi utama peningkatan mutu akademik.Workshop berlangsung secara interaktif dengan beberapa sesi utama, antara lain:Penguatan konsep dasar kurikulum berbasis OBEPenyusunan dan penyelarasan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL)Teknik penyusunan RPS berbasis OBEPraktik langsung penyusunan RPS oleh dosenPeserta tampak antusias mengikuti kegiatan, terutama pada sesi praktik dan diskusi, di mana dosen secara langsung menyusun dan merevisi RPS sesuai dengan standar OBE. Kegiatan semacam ini terbukti efektif dalam meningkatkan kompetensi dosen dalam merancang pembelajaran yang terarah dan terukur.Pihak penyelenggara menyampaikan bahwa workshop ini merupakan langkah strategis dalam mendukung peningkatan kualitas lulusan INAMIS agar lebih kompeten, adaptif, dan berdaya saing. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya persiapan akreditasi dan penguatan sistem penjaminan mutu internal.Dengan terselenggaranya workshop ini, diharapkan seluruh program studi di lingkungan INAMIS mampu menghasilkan dokumen kurikulum dan RPS yang berkualitas, terstandar, serta selaras dengan kebutuhan stakeholder dan perkembangan global pendidikan tinggi.

FTK INAMIS Lepas Mahasiswa Semester VI ke Sekolah Mitra, Siapkan Calon Guru Profesional Berkarakter dan Berintegritas

Berita • 11 Juli 2026

FTK INAMIS Lepas Mahasiswa Semester VI ke Sekolah Mitra, Siapkan Calon Guru Profesional Berkarakter dan Berintegritas

Lamongan, 11 Juli 2026 – Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) Institut Alif Muhammad Imam Syafi'i (INAMIS) menggelar acara Pelepasan Mahasiswa Semester VI untuk mengikuti Program Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) pada Sabtu (11/7/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi mahasiswa untuk memasuki dunia pendidikan secara langsung melalui praktik dan pembelajaran di sekolah yang tersebar beberapa sekolah mitra pada jenjang menengah pertama dan menengah atas.Acara pelepasan dihadiri oleh jajaran pimpinan Institut Alif Muhammad Imam Syafi'i, dosen pembimbing, serta seluruh mahasiswa peserta PLP. Prosesi pelepasan secara resmi dilakukan oleh Rektor INAMIS sebagai bentuk dukungan sekaligus amanah kepada mahasiswa yang akan mengemban tugas sebagai calon pendidik di lingkungan sekolah.Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan menyampaikan bahwa Program Pengenalan Lapangan Persekolahan bukan sekadar memenuhi kewajiban akademik, melainkan menjadi wahana belajar yang sesungguhnya bagi mahasiswa untuk memahami dinamika dunia pendidikan."Manfaatkan momen PLP ini sebagai ajang belajar yang nyata di sekolah. Di sanalah mahasiswa akan memperoleh pengalaman berharga tentang proses pembelajaran, budaya sekolah, manajemen pendidikan, hingga penguatan kompetensi sebagai calon guru profesional," pesannya.Beliau juga berharap mahasiswa mampu menghubungkan berbagai teori yang diperoleh selama perkuliahan dengan praktik nyata di lapangan sehingga memiliki kesiapan yang lebih matang ketika nantinya terjun sebagai pendidik.Sementara itu, Rektor Institut Alif Muhammad Imam Syafi'i yang secara resmi melepas keberangkatan mahasiswa memberikan beberapa pesan penting kepada seluruh peserta PLP. Beliau menekankan agar mahasiswa senantiasa menampilkan performa terbaik selama berada di sekolah mitra."Jadilah duta terbaik INAMIS. Tunjukkan kemampuan akademik, disiplin, tanggungjwab, dan profesional. Jagalah adab dan sopan santun dalam setiap interaksi dengan kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, peserta didik, maupun masyarakat sekitar. Selain itu, jangan hanya menjadi pengamat, tetapi aktiflah berkontribusi membantu berbagai program dan kegiatan di sekolah mitra," tutur Rektor.Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa keberhasilan mahasiswa dalam PLP tidak hanya diukur dari kemampuan mengajar, tetapi juga dari sikap, kepribadian, kemampuan beradaptasi, komunikasi, serta kontribusi nyata dalam mendukung kegiatan sekolah.Program PLP sendiri merupakan bagian dari kurikulum pendidikan guru yang bertujuan memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam mengamati, menganalisis, serta melaksanakan pembelajaran dan berbagai aktivitas persekolahan. Melalui kegiatan ini mahasiswa dibimbing oleh dosen pembimbing dan guru pamong untuk mengembangkan kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian sebagai bekal menjadi pendidik yang berkualitas. Selama pelaksanaan PLP, mahasiswa akan melaksanakan berbagai kegiatan, mulai dari observasi kultur sekolah, menelaah kurikulum dan perangkat pembelajaran, membantu penyusunan modul ajar, praktik mengajar terbimbing, hingga berpartisipasi dalam kegiatan administrasi dan ekstrakurikuler di sekolah mitra. Seluruh rangkaian kegiatan tersebut dirancang untuk membentuk calon guru yang profesional, adaptif, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi dunia pendidikan. Dengan pelepasan ini, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan INAMIS berharap seluruh mahasiswa dapat menjaga nama baik almamater, menunjukkan integritas dan akhlak mulia, serta menjadikan pengalaman PLP sebagai sarana pembelajaran yang bermakna untuk mempersiapkan diri menjadi guru profesional yang kompeten, berkarakter, dan siap mengabdi bagi kemajuan pendidikan Indonesia.

Asesmen Lapangan Program Studi Tadris Bahasa Inggris Institut Alif Muhammad Imam Syafi’i

Berita • 3 Juni 2026

Asesmen Lapangan Program Studi Tadris Bahasa Inggris Institut Alif Muhammad Imam Syafi’i

Lamongan, 3 Juni 2026 — Institut Alif Muhammad Imam Syafi’i (INAMIS) melaksanakan kegiatan Asesmen Lapangan Program Studi Tadris Bahasa Inggris pada tanggal 2–3 Juni 2026 sebagai bagian dari proses akreditasi program studi. Kegiatan ini menghadirkan dua asesor berpengalaman, yaitu Dr. Andi Mukkaromah Nagauleng, M.Pd. dan Prof. Dr. Listiyaningsih Sumardiyani, M.Hum.Asesmen lapangan merupakan tahapan penting dalam penilaian mutu perguruan tinggi, yang bertujuan untuk memverifikasi data serta memastikan kesesuaian antara laporan evaluasi diri dengan kondisi nyata di lapangan. Secara umum, asesmen adalah proses pengumpulan dan pengolahan informasi untuk menilai capaian pembelajaran dan kualitas suatu program pendidikan (Pusat Informasi Rumah Pendidikan).Kegiatan asesmen berlangsung selama dua hari dengan agenda utama meliputi:Pembukaan dan sambutan pimpinan institusiPresentasi Program Studi Tadris Bahasa InggrisKlarifikasi dan verifikasi dokumenWawancara dengan dosen, mahasiswa, tenaga kependidikan, dan alumniObservasi sarana dan prasarana pendukung pembelajaranMicroteachingDalam sesi presentasi, tim Program Studi Tadris Bahasa Inggris memaparkan berbagai aspek penting, mulai dari kurikulum, capaian pembelajaran lulusan (CPL), proses pembelajaran, hingga luaran tridharma perguruan tinggi.Para asesor melakukan penilaian secara komprehensif terhadap berbagai komponen, antara lain:Kualitas kurikulum dan implementasi pembelajaranKompetensi dosen dan tenaga pendidikSistem penjaminan mutu internalSarana dan prasarana pendidikanProses asesmen ini tidak hanya bersifat evaluatif, tetapi juga memberikan masukan konstruktif sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu berkelanjutan (continuous improvement).Kegiatan asesmen lapangan ini disambut dengan antusias oleh seluruh civitas akademika INAMIS. Pimpinan institusi berharap hasil asesmen dapat memberikan capaian terbaik serta menjadi pijakan dalam pengembangan Program Studi Tadris Bahasa Inggris ke arah yang lebih unggul dan kompetitif.Dengan terlaksananya asesmen lapangan ini, diharapkan Program Studi Tadris Bahasa Inggris Institut Alif Muhammad Imam Syafi’i mampu terus meningkatkan kualitas pendidikan dan menghasilkan lulusan yang profesional, berintegritas, serta siap bersaing di tingkat nasional maupun global.

Focus Grup Discusion Prodi PAI INAMIS dan IAI Alfatimah Bojonegoro: Membangun Kolaborasi Perkuat Sinergi

Berita • 24 April 2026

Focus Grup Discusion Prodi PAI INAMIS dan IAI Alfatimah Bojonegoro: Membangun Kolaborasi Perkuat Sinergi

Lamongan – Dalam upaya meningkatkan kualitas akademik dan memperluas jejaring institusi, Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Institut Alif Muhammad Imam Syafi’i (INAMIS) Lamongan menggelar agenda Memorandum of Agreement (MoA) dan Focus Group Discussion (FGD) bersama IAI Alfatimah Bojonegoro pada Jumat, 24 April 2026.Kegiatan yang berlangsung khidmat ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat sinergi antarkedua institusi pendidikan tinggi Islam di wilayah Jawa Timur. Pertemuan ini tidak hanya sekadar penandatanganan dokumen formal, tetapi juga diisi dengan diskusi mendalam mengenai pengembangan kurikulum, kolaborasi riset, serta penguatan tata kelola program studi PAI di masa depan.Hadir mewakili jajaran pimpinan INAMIS Lamongan, Wakil Rektor I Bidang Akademik, A. Yaskur Aminurrozi, M.Pd., bersama Wakil Rektor III, M. Suyoso, M.Pd. Kehadiran mereka menegaskan dukungan penuh rektorat terhadap inisiatif prodi dalam membangun kerja sama strategis yang berdampak nyata bagi mahasiswa dan dosen.Dari sisi teknis program studi, Dr. Sunaji, M.Pd. selaku Kaprodi PAI INAMIS, bersama Wasis, M.Pd. (Dosen PAI), turut memimpin jalannya diskusi kelompok terpumpun tersebut. Pihak INAMIS menyambut baik kehadiran tim dari IAI Alfatimah Bojonegoro sebagai mitra diskusi yang setara untuk saling berbagi praktik baik (best practices)."Kolaborasi ini adalah langkah konkret kami untuk memastikan Prodi PAI terus relevan dengan tantangan zaman. Melalui MoA dan FGD ini, kita ingin membangun ekosistem akademik yang lebih kuat melalui sinergi sumber daya manusia dan pemikiran," ujar perwakilan pimpinan INAMIS dalam sesi pertemuan tersebut.Pertemuan ini diharapkan dapat segera ditindaklanjuti dengan berbagai program kolaboratif, mulai dari pertukaran dosen, seminar bersama, hingga publikasi ilmiah kolaboratif, demi mewujudkan visi unggul bagi kedua kampus.

PKKMB INAMIS 2026 Bekali Mahasiswa Baru dengan Wawasan Keaswajaan, Akademik, dan Tradisi Keilmuan

Kampus • 4 Oktober 2026

PKKMB INAMIS 2026 Bekali Mahasiswa Baru dengan Wawasan Keaswajaan, Akademik, dan Tradisi Keilmuan

Lamongan, 4 Oktober 2026 — Institut Alif Muhammad Imam Syafi’i (INAMIS) menyelenggarakan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun Akademik 2026/2027 pada 3–4 Oktober 2026. Kegiatan yang berlangsung di Auditorium Lantai 4 INAMIS tersebut menjadi momentum awal bagi mahasiswa baru untuk mengenal lingkungan akademik, sistem perkuliahan, tradisi keilmuan, serta nilai-nilai yang menjadi pijakan kehidupan kampus.PKKMB tidak hanya diarahkan sebagai kegiatan pengenalan administratif dan kelembagaan, tetapi juga menjadi ruang pembentukan karakter mahasiswa agar memiliki kesiapan intelektual, moral, spiritual, dan sosial dalam menjalani kehidupan akademik di perguruan tinggi.Salah satu materi utama yang diberikan adalah Keaswajaan dan Teologi Sufisme yang disampaikan oleh Gus Qodir, Ketua MWC NU Kembangbahu sekaligus Dewan Masyayikh Pondok Pesantren Darussalam Kedungklanting, Kedung Megarih, Kembangbahu, Lamongan. Pondok pesantren tersebut dikenal sebagai salah satu lembaga yang mengamalkan dan mengembangkan Tarekat Naqsyabandiyah Kholidiyah.Dalam penyampaiannya, materi keaswajaan dan sufisme diarahkan untuk memberikan pemahaman kepada mahasiswa tentang pentingnya keseimbangan antara penguasaan ilmu pengetahuan, pembentukan akhlak, dan penguatan spiritualitas. Mahasiswa didorong agar tidak hanya menjadi insan akademik yang kritis, tetapi juga memiliki integritas, kedalaman spiritual, serta tanggung jawab sosial.Materi berikutnya adalah Sistem Informasi Akademik, yang disampaikan oleh Mas Rizki Agung Permana, Kepala Tim IT INAMIS. Mahasiswa baru diperkenalkan dengan berbagai sistem dan mekanisme layanan akademik yang akan digunakan selama proses perkuliahan, sehingga sejak awal mahasiswa memiliki pemahaman mengenai pengelolaan informasi akademik secara efektif dan mandiri.Sementara itu, Kepala LPPM INAMIS, M. Syafiq Mughni, memberikan materi mengenai Pengenalan Kepada Penulisan Karya Ilmiah. Materi ini menjadi bagian penting dalam membangun budaya akademik mahasiswa, khususnya dalam membiasakan mahasiswa membaca, berpikir kritis, menyusun gagasan secara sistematis, serta menuangkannya dalam bentuk tulisan ilmiah.Selain itu, mahasiswa baru juga mendapatkan materi Kefakultasan dan Keprodian yang disampaikan oleh jajaran stakeholder serta para Ketua Program Studi (Kaprodi) di lingkungan INAMIS. Materi tersebut memberikan gambaran mengenai struktur akademik, karakteristik program studi, profil lulusan, proses pembelajaran, serta berbagai peluang pengembangan kompetensi mahasiswa selama menempuh pendidikan di INAMIS.Rangkaian PKKMB tersebut menunjukkan bahwa proses awal kehidupan mahasiswa di INAMIS dibangun melalui tiga fondasi utama: penguatan spiritualitas dan karakter, penguasaan budaya akademik, serta pemahaman terhadap sistem pendidikan dan program studi.Melalui PKKMB 2026, INAMIS meneguhkan komitmennya untuk membentuk mahasiswa yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga berkarakter, berakhlak, memiliki tradisi keilmuan yang kuat, serta mampu memberikan kontribusi bagi masyarakat.Dengan demikian, PKKMB bukan sekadar seremoni penyambutan mahasiswa baru, melainkan menjadi gerbang awal menuju proses transmisi keilmuan dan transformasi peradaban yang menjadi bagian penting dari perjalanan pendidikan mahasiswa di INAMIS.

Rapat Koordinasi dan Audiensi  Persiapan Semester Ganjil 2026/2027 Civitas Akademik Institut Alif Muhammad Imam Syafi'i

Kampus • 26 September 2026

Rapat Koordinasi dan Audiensi Persiapan Semester Ganjil 2026/2027 Civitas Akademik Institut Alif Muhammad Imam Syafi'i

Institut Alif Muhammad Imam Syafi’i (INAMIS) menggelar rapat koordinasi dan audiensi dalam rangka mempersiapkan pelaksanaan Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027. Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk menyatukan langkah seluruh unsur akademik dalam meningkatkan mutu pembelajaran, tata kelola kelembagaan, serta pelaksanaan tridharma perguruan tinggi.Dalam rapat tersebut, dibahas sejumlah agenda prioritas yang menjadi fokus pengembangan INAMIS pada semester ganjil tahun akademik 2026/2027.Perkuliahan Berbasis Peningkatan LiterasiSalah satu fokus utama adalah penguatan sistem perkuliahan yang berorientasi pada peningkatan literasi mahasiswa. Pembelajaran diarahkan tidak hanya pada penguasaan materi, tetapi juga pada kemampuan mahasiswa dalam meningkatkan minat membaca, memahami bacaan dan pembacaan serta menulis, menganalisis, berdiskusi, serta mengembangkan gagasan secara akademik.Budaya literasi diharapkan menjadi bagian integral dari proses perkuliahan melalui penguatan bahan bacaan, diskusi ilmiah, penulisan akademik, presentasi yang lebih sistematis, dan pemanfaatan berbagai sumber referensi yang relevan.Digitalisasi Tata KelolaPoint Agenda pembahasan selanjutnya adalah digitalisasi tata kelola kelembagaan sebagai bagian dari upaya meningkatkan efektivitas, efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas layanan akademik maupun administrasi.Digitalisasi diarahkan untuk mendukung pengelolaan data akademik, Absensi digital, administrasi perkuliahan, dokumentasi, komunikasi kelembagaan, serta pelayanan kepada mahasiswa dan dosen. Dengan tata kelola berbasis digital, INAMIS diharapkan mampu membangun sistem kerja yang lebih terintegrasi dan responsif terhadap kebutuhan sivitas akademika.Optimalisasi Penelitian dan Pengabdian kepada MasyarakatRapat juga memberikan perhatian khusus terhadap penguatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat sebagai bagian penting dari pelaksanaan tridharma perguruan tinggi.Dosen didorong untuk meningkatkan produktivitas penelitian yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan perkembangan keilmuan. Hasil penelitian selanjutnya akan di desiminasikan melalui podcast platform Digital seperti YouTube dll. diharapkan nantinya dapat dikembangkan menjadi program pengabdian yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.Melalui optimalisasi penelitian dan pengabdian, INAMIS berkomitmen membangun ekosistem akademik yang tidak hanya menghasilkan lulusan yang kompeten, tetapi juga mampu memberikan kontribusi terhadap pengembangan ilmu pengetahuan dan penyelesaian berbagai persoalan di tengah masyarakat.Rapat koordinasi dan audiensi ini menjadi bagian dari ikhtiar INAMIS untuk memulai Semester Ganjil 2026/2027 dengan perencanaan yang terarah, tata kelola yang semakin adaptif, serta orientasi akademik yang kuat.Dengan sinergi antara pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa, INAMIS terus mendorong terwujudnya budaya akademik yang literat, digital, produktif dalam penelitian, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

INAMIS Gelar Silaturahim Mahasiswa dan Wali Mahasiswa Penerima KIP

Kampus • 26 September 2026

INAMIS Gelar Silaturahim Mahasiswa dan Wali Mahasiswa Penerima KIP

Lamongan, 26 September 2026 — Institut Alif Muhammad Imam Syafi’i (INAMIS) menggelar silaturahim mahasiswa dan wali mahasiswa penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) pada Sabtu (26/9). Kegiatan berlangsung pukul 09.00 WIB di Masjid Bustanul Hikmah.Kegiatan tersebut menjadi ruang pertemuan antara pihak kampus, mahasiswa, dan keluarga untuk memperkuat komunikasi serta membangun komitmen bersama dalam mendukung keberlanjutan pendidikan mahasiswa penerima KIP.Dalam pertemuan tersebut, KIP dipahami bukan sekadar dukungan pembiayaan pendidikan, tetapi juga sebagai amanah yang perlu diiringi kesungguhan mahasiswa dalam menjalani proses akademik. Mahasiswa diharapkan mampu memanfaatkan kesempatan tersebut untuk meningkatkan prestasi, kedisiplinan, dan pengembangan diri.Silaturahim juga menjadi momentum bagi wali mahasiswa untuk memperoleh pemahaman lebih dekat mengenai proses pendidikan di INAMIS. Komunikasi antara kampus dan keluarga dinilai penting agar pendampingan mahasiswa dapat berjalan secara berkesinambungan.Melalui kegiatan ini, INAMIS mendorong terbentuknya sinergi antara kampus, mahasiswa, dan keluarga dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang mendukung keberhasilan studi sekaligus pembentukan karakter mahasiswa.Kegiatan ditutup dengan pesan agar kesempatan memperoleh pendidikan dimanfaatkan secara sungguh-sungguh dan dapat menjadi jalan bagi mahasiswa untuk tumbuh sebagai insan berilmu, berkarakter, dan bermanfaat bagi masyarakat.

Evaluasi Pembelajaran: Langkah Konkrit Upaya Peningkatan Kualitas Pembelajaran di Fakultas Tarbiyah dan Keguruan INAMIS

Kampus • 2 Februari 2026

Evaluasi Pembelajaran: Langkah Konkrit Upaya Peningkatan Kualitas Pembelajaran di Fakultas Tarbiyah dan Keguruan INAMIS

Pada hari Senin, 02 Februari 2026, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) melaksanakan rapat evaluasi pembelajaran yang bertujuan untuk meninjau dan menilai pelaksanaan proses pembelajaran selama satu semester ganjil Tahun Akademik 2024/2025. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu akademik dan kualitas pembelajaran di lingkungan FTK.Rapat evaluasi tersebut dipimpin oleh Dekan FTK (Ibu Nor Amalliyah, M.Pd), dihadiri para Ketua Program Studi (Kaprodi), perwakilan dari Gugus Kendali Mutu Fakultas (GKMF), serta Unit Penjaminan Mutu (UPM) dari masing-masing program studi di lingkungan FTK. Kehadiran para pemangku kepentingan ini diharapkan dapat memberikan masukan yang komprehensif terhadap proses pembelajaran yang telah berlangsung.Dalam rapat tersebut dibahas berbagai hal yang berkaitan dengan pelaksanaan kegiatan perkuliahan selama semester ganjil, mulai dari kehadiran dosen dan mahasiswa, keterlaksanaan Rencana Pembelajaran Semester (RPS), penggunaan metode dan media pembelajaran, hingga evaluasi hasil belajar mahasiswa. Selain itu, turut dibahas berbagai kendala yang dihadapi selama proses pembelajaran serta alternatif solusi untuk meningkatkan efektivitas dan kualitas proses akademik.Melalui kegiatan evaluasi ini, diharapkan setiap program studi dapat melakukan perbaikan dan pengembangan strategi pembelajaran yang lebih optimal pada semester berikutnya. Rapat ini juga menjadi sarana koordinasi antara pimpinan fakultas, program studi, serta unit penjaminan mutu dalam memastikan bahwa standar mutu pendidikan di lingkungan FTK dapat terlaksana dengan baik dan berkelanjutan.