Kategori Berita

Berita

Menampilkan 10 dari 10 Berita
Focus Grup Discusion Prodi PAI INAMIS dan IAI Alfatimah Bojonegoro: Membangun Kolaborasi Perkuat Sinergi

Berita Jumat, 24 April 2026

Focus Grup Discusion Prodi PAI INAMIS dan IAI Alfatimah Bojonegoro: Membangun Kolaborasi Perkuat Sinergi

Lamongan – Dalam upaya meningkatkan kualitas akademik dan memperluas jejaring institusi, Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Institut Alif Muhammad Imam Syafi’i (INAMIS) Lamongan menggelar agenda Memorandum of Agreement (MoA) dan Focus Group Discussion (FGD) bersama IAI Alfatimah Bojonegoro pada Jumat, 24 April 2026.Kegiatan yang berlangsung khidmat ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat sinergi antarkedua institusi pendidikan tinggi Islam di wilayah Jawa Timur. Pertemuan ini tidak hanya sekadar penandatanganan dokumen formal, tetapi juga diisi dengan diskusi mendalam mengenai pengembangan kurikulum, kolaborasi riset, serta penguatan tata kelola program studi PAI di masa depan.Hadir mewakili jajaran pimpinan INAMIS Lamongan, Wakil Rektor I Bidang Akademik, A. Yaskur Aminurrozi, M.Pd., bersama Wakil Rektor III, M. Suyoso, M.Pd. Kehadiran mereka menegaskan dukungan penuh rektorat terhadap inisiatif prodi dalam membangun kerja sama strategis yang berdampak nyata bagi mahasiswa dan dosen.Dari sisi teknis program studi, Dr. Sunaji, M.Pd. selaku Kaprodi PAI INAMIS, bersama Wasis, M.Pd. (Dosen PAI), turut memimpin jalannya diskusi kelompok terpumpun tersebut. Pihak INAMIS menyambut baik kehadiran tim dari IAI Alfatimah Bojonegoro sebagai mitra diskusi yang setara untuk saling berbagi praktik baik (best practices)."Kolaborasi ini adalah langkah konkret kami untuk memastikan Prodi PAI terus relevan dengan tantangan zaman. Melalui MoA dan FGD ini, kita ingin membangun ekosistem akademik yang lebih kuat melalui sinergi sumber daya manusia dan pemikiran," ujar perwakilan pimpinan INAMIS dalam sesi pertemuan tersebut.Pertemuan ini diharapkan dapat segera ditindaklanjuti dengan berbagai program kolaboratif, mulai dari pertukaran dosen, seminar bersama, hingga publikasi ilmiah kolaboratif, demi mewujudkan visi unggul bagi kedua kampus.

Baca Selengkapnya
Asesmen Lapangan Perdana Prodi Tadris Matematika Menjadi Cermin Mutu Seluruh Prodi di INAMIS

Berita Sabtu, 18 April 2026

Asesmen Lapangan Perdana Prodi Tadris Matematika Menjadi Cermin Mutu Seluruh Prodi di INAMIS

Lamongan - Program Studi Tadris Matematika, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Institut Alif Muhammad Imam Syafi'i (INAMIS) resmi menjalani Asesmen Lapangan yang diselenggarakan oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK), berlangsung selama dua hari pada Jum'at hingga Sabtu, 17–18 April 2026. Momen ini menjadi tonggak bersejarah karena merupakan asesmen lapangan program studi pertama yang pernah dilaksanakan di lingkungan INAMIS.LAMDIK menugaskan dua orang asesor berpengalaman dalam kegiatan ini, yakni Dr. Scolastika Mariani, M.Si. dari Universitas Negeri Semarang sebagai Asesor 1, dan Dr. Mulin Nu'man, S.Pd., M.Pd. dari UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta sebagai Asesor 2. Keduanya melakukan penelaahan mendalam terhadap berbagai aspek akademik dan kelembagaan program studi selama dua hari penuh.Kegiatan diawali dengan prosesi penyambutan resmi oleh Rektor INAMIS, Dr. KH. Darmawan, M.Hi., yang didampingi para wakil rektor, Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM), Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), serta Tim Suksesor Akreditasi. Sejumlah pemangku kepentingan (stakeholder) eksternal juga turut hadir memberikan dukungan atas penyelenggaraan asesmen.Dalam sambutannya di hadapan para asesor LAMDIK, Rektor INAMIS menegaskan komitmen institusi terhadap pemerataan akses pendidikan tinggi. “INAMIS hadir untuk mengisi kekosongan akses Pendidikan Tinggi di wilayah Lamongan Selatan dan sekitarnya," ujar Dr. KH. Darmawan, M.Hi. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan baik dan lancar, mencerminkan kesiapan matang Program Studi Tadris Matematika dalam menghadapi proses evaluasi eksternal.Masukan dan Rekomendasi Para Asesor LAMDIKDi sela dan penghujung kegiatan, kedua asesor menyampaikan sejumlah catatan konstruktif sebagai bahan evaluasi dan peta jalan perbaikan bagi program studi.Dr. Scolastika Mariani, M.Si. menilai bahwa visi keilmuan prodi sudah baik, namun perlu dipertajam lebih lanjut agar arah pengembangan pembelajaran maupun penelitian menjadi lebih terfokus dan terarah. Dr. Mulin Nu'man, S.Pd., M.Pd. menambahkan bahwa kekhasan program studi yang mengintegrasikan Pendidikan Matematika dengan nilai-nilai keislaman perlu diperjelas dan dioperasionalkan secara lebih konkret, baik dalam kurikulum, proses pembelajaran, maupun kegiatan akademik lainnya.Dalam hal penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM), Dr. Mulin Nu'man mendorong agar dosen lebih giat menjalin kolaborasi lintas institusi bersama dosen dari perguruan tinggi lain guna memperluas dampak dan meningkatkan kualitas karya ilmiah. Sementara itu, Dr. Scolastika Mariani menambahkan bahwa para dosen perlu didorong dan difasilitasi untuk melanjutkan studi ke jenjang doktoral (S3), seiring dengan upaya penguatan jejaring internasional yang lebih terstruktur dan berkelanjutan.Penandatanganan Berita AcaraKegiatan Asesmen Lapangan ini ditutup secara resmi dengan penandatanganan berita acara oleh kedua asesor, Dekan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (Nor Amalliyah, S.Si., M.Pd.), dan Ketua Program Studi Tadris Matematika (Fatus Atho'ul Malik, S.Si., M.Pd).Sebagai asesmen lapangan program studi pertama di INAMIS, kegiatan ini memiliki nilai strategis yang melampaui kepentingan program studi semata. Seluruh masukan dan pengalaman yang diperoleh diharapkan menjadi referensi berharga bagi program studi lain di lingkungan INAMIS yang akan menjalani proses serupa di masa mendatang, seiring dengan komitmen institusi dalam meningkatkan standar mutu pendidikan tinggi secara menyeluruh dan berkesinambungan.

Baca Selengkapnya
INAMIS Mengabdi: Safari Ramadhan Hadirkan Mahasiswa Inspiratif di Tengah Masyarakat

Berita Sabtu, 7 Maret 2026

INAMIS Mengabdi: Safari Ramadhan Hadirkan Mahasiswa Inspiratif di Tengah Masyarakat

Lamongan (07/03/2026) — Dalam semangat berbagi dan penguatan nilai-nilai keislaman di bulan suci Ramadhan, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) INAMIS sukses menggelar kegiatan pengabdian masyarakat bertajuk “INAMIS Mengabdi” melalui program Safari Ramadhan.Kegiatan ini menjadi wujud nyata kontribusi INAMIS kepada masyarakat dengan menerjunkan mahasiswa-mahasiswa terbaik untuk berperan aktif dalam berbagai kegiatan keagamaan. Para mahasiswa dipercaya mengemban tugas mulia sebagai imam sholat, bilal, serta pengisi ceramah di sejumlah masjid yang tersebar di wilayah Kecamatan Tikung, Kabupaten Lamongan.Adapun lokasi pelaksanaan Safari Ramadhan INAMIS Mengabdi meliputi:Masjid Darussidqi (Dusun Mojolegi, Desa Takeranklating) Masjid Sabilul Huda (Dusun Jati Langkir, Desa Wonokromo) Masjid Dusun Joto, Desa Jotosanur Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya mengasah kemampuan keilmuan dan keagamaan, tetapi juga belajar berinteraksi langsung dengan masyarakat, memahami kebutuhan umat, serta menanamkan nilai kepedulian sosial.Antusiasme masyarakat terlihat begitu tinggi dalam menyambut kehadiran para mahasiswa INAMIS. Ceramah yang disampaikan dinilai mampu memberikan pencerahan serta motivasi spiritual, sementara kehadiran imam dan bilal dari kalangan mahasiswa turut memberikan nuansa baru dalam pelaksanaan ibadah di bulan Ramadhan.Ketua LPPM INAMIS, Bapak M. Syafiq Mughni, M.Pd. menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen institusi dalam mengintegrasikan tridharma perguruan tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat. “Melalui INAMIS Mengabdi, kami ingin menghadirkan mahasiswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan spiritual,” ujarnya.Program tahunan ini diharapkan dapat terus berlanjut di tahun-tahun mendatang dengan jangkauan yang lebih luas, sehingga manfaatnya semakin dirasakan oleh masyarakat. INAMIS pun semakin meneguhkan perannya sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya mencetak generasi cerdas, tetapi juga berakhlak dan peduli terhadap lingkungan sekitar.

Baca Selengkapnya
BEM INAMIS dan Aliansi Joko Tingkir Gelar Aksi Galang Dana untuk Korban Banjir di Kabupaten Lamongan

Berita Minggu, 18 Januari 2026

BEM INAMIS dan Aliansi Joko Tingkir Gelar Aksi Galang Dana untuk Korban Banjir di Kabupaten Lamongan

Lamongan (18/01/2026) — Bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana kembali ditunjukkan oleh kalangan mahasiswa. Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) INAMIS bersama Aliansi Joko Tingkir yang merupakan gabungan BEM se-Lamongan, turut ambil bagian dalam aksi galang dana kemanusiaan untuk membantu warga terdampak banjir di beberapa desa di Kabupaten Lamongan.Kegiatan galang dana ini dilaksanakan di sejumlah titik strategis di wilayah Lamongan dengan melibatkan para mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi. Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk solidaritas sosial dan kepedulian mahasiswa terhadap masyarakat yang sedang mengalami musibah akibat banjir yang melanda beberapa wilayah desa.Dalam kegiatan ini, para mahasiswa turun langsung ke jalan untuk mengajak masyarakat ikut berpartisipasi memberikan bantuan. Bantuan yang dihimpun berupa donasi uang tunai yang nantinya akan disalurkan kepada warga terdampak banjir guna membantu memenuhi kebutuhan pokok dan meringankan beban mereka.Perwakilan dari BEM INAMIS menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya sekadar pengumpulan dana, tetapi juga sebagai wujud nyata peran mahasiswa sebagai agent of change dan agent of social control yang hadir di tengah masyarakat saat dibutuhkan.“Kami hadir bukan hanya sebagai mahasiswa, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang memiliki tanggung jawab sosial. Semoga bantuan yang terkumpul dapat sedikit meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak banjir,” ujar salah satu perwakilan mahasiswa dalam kegiatan tersebut.Sementara itu, Aliansi Joko Tingkir sebagai wadah persatuan BEM se-Lamongan menegaskan bahwa kolaborasi ini menjadi bukti bahwa mahasiswa mampu bersatu dalam aksi kemanusiaan tanpa memandang latar belakang kampus maupun organisasi.Aksi galang dana ini juga mendapat respons positif dari masyarakat Lamongan. Banyak pengguna jalan dan warga sekitar yang antusias memberikan donasi sebagai bentuk kepedulian terhadap para korban banjir. Semangat gotong royong dan solidaritas yang terbangun dalam kegiatan ini menjadi harapan besar bagi masyarakat terdampak untuk dapat segera bangkit dari musibah.Melalui kegiatan ini, BEM INAMIS dan Aliansi Joko Tingkir berharap bantuan yang terkumpul dapat tersalurkan dengan tepat sasaran kepada warga desa yang terdampak banjir di Kabupaten Lamongan. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan menjadi pengingat bahwa semangat kemanusiaan dan kepedulian sosial harus terus dijaga, terutama di tengah kondisi bencana yang membutuhkan perhatian bersama.Mahasiswa bergerak, masyarakat menguat, dan solidaritas pun menjadi jembatan harapan bagi mereka yang membutuhkan.

Baca Selengkapnya
Dosen Tadris Matematika INAMIS Tampil Di Forum Konferensi Internasional

Berita Kamis, 27 November 2025

Dosen Tadris Matematika INAMIS Tampil Di Forum Konferensi Internasional

Malang, 27 November 2025 — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh civitas akademika INAMIS. Dosen Tadris Matematika, Muhammad Nurwahid, M.Pd., turut ambil bagian dalam ajang bergengsi International Conference on Islamic Education (The 10th ICIED) yang diselenggarakan oleh UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.Dalam forum internasional tersebut, Muhammad Nurwahid mempresentasikan karya ilmiahnya yang berjudul “The Potential Development of Mathematics Education to Support the Achievement of Sustainable Development Goals (SDGs) in the Digital Era.” Penelitian ini mengangkat peran strategis pendidikan matematika dalam mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs), khususnya di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital.Melalui presentasinya, ia menekankan pentingnya inovasi dalam pembelajaran matematika yang tidak hanya berorientasi pada penguasaan konsep, tetapi juga mampu membentuk kemampuan berpikir kritis, kreatif, dan solutif. Menurutnya, integrasi teknologi digital dalam pendidikan matematika menjadi kunci untuk menciptakan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan zaman sekaligus berkontribusi terhadap isu-isu global.Partisipasi ini menjadi bukti nyata komitmen dosen INAMIS dalam mengembangkan keilmuan serta memperluas jejaring akademik di tingkat internasional. Selain itu, keikutsertaan dalam konferensi ini juga diharapkan dapat membawa dampak positif bagi pengembangan kualitas pendidikan, khususnya di lingkungan Tadris Matematika INAMIS.Dengan capaian ini, INAMIS semakin menunjukkan eksistensinya sebagai institusi pendidikan yang aktif berkontribusi dalam forum ilmiah global, sekaligus mendorong para akademisi untuk terus berkarya dan berinovasi demi kemajuan pendidikan di era digital.

Baca Selengkapnya
Dosen INAMIS Ikuti 7th Annual Conference for Muslim Scholars (ANCOMS) 2025

Berita Jumat, 24 Oktober 2025

Dosen INAMIS Ikuti 7th Annual Conference for Muslim Scholars (ANCOMS) 2025

Kegiatan 7th Annual Conference for Muslim Scholars (ANCOMS) kembali diselenggarakan oleh Koordinatorat Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (KOPERTAIS) Wilayah IV Jawa Timur sebagai forum ilmiah bagi para akademisi dan peneliti untuk mempresentasikan hasil penelitian serta berdiskusi mengenai berbagai kajian keislaman dan keilmuan. Bapak Fatus Atho’ul Malik, M.Pd. berkesempatan mewakili Institut Alif Muhammad Imam Syafi’i dalam forum tersebut.Kegiatan konferensi yang dilaksanakan pada Kamis – Jumat, 23–24 Oktober 2025, mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai. ANCOMS merupakan agenda tahunan yang mempertemukan para dosen, peneliti, dan akademisi dari berbagai perguruan tinggi untuk saling bertukar gagasan serta memperkaya khazanah keilmuan, khususnya dalam bidang studi keislaman.Dalam kegiatan tersebut dipresentasikan sebuah artikel ilmiah berjudul “Ethnomathematics in Islamic Local Wisdom: A Study of Traditions Around Maulana Ishaq’s Tomb Lamongan.” Artikel ini mengkaji tentang konsep etnomatematika yang terdapat dalam kearifan lokal masyarakat sekitar Makam Maulana Ishaq di Lamongan, serta bagaimana nilai-nilai budaya dan tradisi masyarakat dapat dikaitkan dengan konsep-konsep matematika.Melalui penelitian tersebut diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan kajian etnomatematika, khususnya yang berkaitan dengan tradisi dan kearifan lokal dalam perspektif keislaman. Selain itu, kegiatan konferensi ANCOMS juga menjadi wadah penting bagi para akademisi untuk mempublikasikan hasil penelitian serta memperkuat jejaring keilmuan antar perguruan tinggi.

Baca Selengkapnya
Dosen INAMIS Lolos Pendanaan Hibah Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Diktis Kemenag RI Tahun 2025

Berita Sabtu, 27 September 2025

Dosen INAMIS Lolos Pendanaan Hibah Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Diktis Kemenag RI Tahun 2025

Tiga dosen dari Institut Alif Muhammad Imam Syafi'i (INAMIS) kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan berhasil lolos dalam program Pendanaan Hibah Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis) Kementerian Agama RI.Dosen yang berhasil memperoleh pendanaan tersebut merupakan dosen dari Fakultas Tarbiyah dan Keguruan INAMIS, yaitu Mohammad Nurwahid, M.Pd., Bahtiyar Rifai, M.Pd.I, dan Fatus Atho'ul Malik, M.Pd. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata komitmen para dosen INAMIS dalam mengembangkan penelitian akademik sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui kegiatan pengabdian.Program hibah ini merupakan salah satu upaya Kementerian Agama RI dalam meningkatkan kualitas penelitian serta pengabdian kepada masyarakat di lingkungan perguruan tinggi keagamaan Islam. Melalui program ini diharapkan para dosen dapat menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas serta memberikan dampak positif bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan pemberdayaan masyarakat.Pencapaian ini juga menjadi kebanggaan tersendiri bagi INAMIS sebagai institusi pendidikan tinggi yang terus berkomitmen meningkatkan mutu akademik, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Prestasi para dosen ini diharapkan dapat memotivasi civitas akademika lainnya untuk terus berkarya, berinovasi, dan memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan pendidikan serta masyarakat luas.Selain itu, keberhasilan ini semakin memperkuat posisi INAMIS sebagai perguruan tinggi yang terus berkembang dan berupaya menjaga kualitas pendidikan yang sejalan dengan standar lembaga akreditasi seperti BAN-PT dan LAMDIK.Pihak kampus menyampaikan selamat dan sukses kepada para dosen yang telah lolos pendanaan hibah tersebut. Semoga penelitian dan pengabdian yang dilaksanakan dapat memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat serta membawa nama baik INAMIS di tingkat nasional.

Baca Selengkapnya
Dosen INAMIS Lamongan Raih Beasiswa S3 dari Kemenag RI, Siap Tingkatkan Mutu Akademik Kampus

Berita Selasa, 16 September 2025

Dosen INAMIS Lamongan Raih Beasiswa S3 dari Kemenag RI, Siap Tingkatkan Mutu Akademik Kampus

Lamongan, 9 September 2025 - Kabar membanggakan datang dari INAMIS Lamongan. Mohammad Nurwahid, M.Pd., dosen Program Studi Tadris Matematika, berhasil meraih Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) dari Kementerian Agama Republik Indonesia untuk melanjutkan studi doktoral (S3) di Universitas Negeri Malang.Beasiswa prestisius ini menjadi bukti nyata komitmen INAMIS dalam mendorong pengembangan kapasitas dosen dan peningkatan mutu akademik kampus. Dengan fokus studi di bidang Pendidikan Matematika, Nurwahid diharapkan mampu membawa inovasi dalam pembelajaran, riset, dan pengembangan kurikulum yang relevan dengan kebutuhan zaman.Beasiswa Indonesia Bangkit merupakan program strategis yang didukung oleh LPDP dan berbagai lembaga akreditasi seperti LAMDIK, LAMEMBA, dan BAN-PT. Program ini mencakup pembiayaan penuh studi S3, pelatihan akademik, serta dukungan riset yang berkelanjutan.Dengan latar belakang sebagai pendidik yang aktif dan kontributor dalam berbagai kegiatan kampus, Nurwahid diyakini akan membawa perspektif baru dalam pengembangan Prodi Tadris Matematika dan memperkuat posisi INAMIS sebagai institusi pendidikan yang adaptif dan berdaya saing.

Baca Selengkapnya
Dr. Sunaji, M.Pd. Resmi Raih Gelar Doktor: INAMIS Lamongan Tambah Satu Dosen Bergelar S3

Berita Minggu, 7 September 2025

Dr. Sunaji, M.Pd. Resmi Raih Gelar Doktor: INAMIS Lamongan Tambah Satu Dosen Bergelar S3

Lamongan, 9 September 2025 - Institut Alif Muhammad Imam Syafi’i (INAMIS) Lamongan kembali mencatatkan prestasi akademik membanggakan. Dr. Sunaji, M.Pd., Kepala Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), resmi meraih gelar doktor setelah sukses menjalani ujian terbuka promosi doktor pada Ahad, 7 September 2025, di Auditorium Pascasarjana Universitas KH. Abdul Chalim.Dalam disertasinya yang berjudul “Pesantren Dalam Dinamika Sosial Keagamaan dan Pendidikan Masyarakat Pesisir Kabupaten Rembang”, Dr. Sunaji mengangkat studi multi kasus di dua pesantren ternama: Pondok Pesantren Al Anwar 2 Sarang dan Pondok Pesantren Lasem. Penelitian ini menyoroti peran pesantren sebagai pusat transformasi sosial dan pendidikan di wilayah pesisir, serta kontribusinya dalam membentuk karakter masyarakat melalui pendekatan keagamaan dan kultural.Keberhasilan ini menjadi bukti nyata komitmen INAMIS dalam meningkatkan kualitas sumber daya dosen dan memperkuat fondasi akademik institusi. Sebagai Kaprodi PAI, Dr. Sunaji diharapkan mampu membawa semangat baru dalam pengembangan kurikulum, riset keislaman, dan pembinaan mahasiswa.Civitas akademika INAMIS Lamongan menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas pencapaian tersebut, seraya berharap gelar doktor ini menjadi awal dari kontribusi yang lebih luas dalam dunia pendidikan dan pengabdian masyarakat.

Baca Selengkapnya
Diskusi Prodi PAI UINSA Dan INAMIS Dalam Perancangan Kurikulum Berbasis Outcome Based Education (OBE)

Berita Kamis, 28 November 2024

Diskusi Prodi PAI UINSA Dan INAMIS Dalam Perancangan Kurikulum Berbasis Outcome Based Education (OBE)

Lamongan, 20 November  2024 inamis.ac.id - Kunjungan tim manajemen dan prodi Pendidikan Agama Islam institut Alif Muhammad Imam Syafi'i (INAMIS) ke UIN Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dalam rangka diskusi dan evaluasi rancangan kurikulum prodi PAI INAMIS. Hasil diskusi ini di harapkan mampumenjadi pijakan baru dalam merancang penyusunan kurikulum yang lebih relevan dan berbasis Outcome-Based Education (OBE).Kurikulum yang Visioner dan RelevanDiskusi ini mengupas tuntas kerangka kurikulum PAI yang berbasis Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) dan Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SN-DIKTI). Salah satu poin utama yang disoroti adalah pengembangan kurikulum untuk menghadapi kebutuhan generasi Alpha, abad ke-21, dan pasar kerja global.Kami ingin memastikan bahwa lulusan kami tidak hanya unggul dalam ilmu agama tetapi juga kompeten secara global, kritis, inovatif, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman,” kata Dr. Muhammad Fahmi (Ketua Prodi PAI UINSA).  Ke depan, kurikulum harus disusun berdasarkan Outcome-Based Education (OBE). Pendekatan OBE dalam kurikulum menitikberatkan pada capaian pembelajaran lulusan (CPL) yang melahirkan pendidik profesional, peneliti pendidikan agama, serta pengembang media ajar berbasis teknologi. Strategi pembelajaran yang digunakan mengedepankan Student-Centered Learning (SCL), Problem-Based Learning (PBL), dan Project-Based Learning (PjBL).Kekuatan dan Tantangan KurikulumMenurut Achmad Adharul Ja'fari, MH (Ketua LPM INAMIS), kurikulum berbasis OBE memiliki keunggulan yang relevan dengan kebutuhan generasi digital, mengintegrasikan nilai-nilai Islam dengan sains, dan mendukung keterampilan abad ke-21, seperti komunikasi, kerja sama, dan inovasi. Seharusnya ada solusi cepat untuk masalah seperti proses sinkronisasi kurikulum, kekurangan infrastruktur digital, dan kurangnya pelatihan dosen dalam penerapan teknologi. Hasil diskusi ini mencakup poin-poin penting berikut: Dosen harus ditingkatkan melalui pelatihan berbasis teknologi dan pendekatan OBE; Pengembangan Infrastruktur Digital, yang memastikan ruang kelas berbasis teknologi dan akses internet memadai; Evaluasi Kurikulum Berkala, yang memastikan bahwa pembelajaran sesuai dengan prinsip OBE; Kolaborasi Eksternal, yang memungkinkan kerja sama dengan lembaga pendidikan lain untuk benchmarking dan pengembangan kurikulum dan inovasi. Hal ini diamini oleh Ketua Prodi PAI INAMIS, Muhammad Syafiq Mughni, M.Pd dan salah satu dosen PAI INAMIS, Bahtiyar Rifa’I, M.Pd.I.Kunjungan Tim INAMIS ke Prodi PAI FTK UINSA, yang mencakup agenda diskusi dan review kurikulum, menunjukkan bahwa pendidikan Islam tidak boleh stagnan, terutama di tengah tantangan yang dihadapi di era teknologi saat ini. Penggunaan pendekatan Outcome-Based Education (OBE) oleh INAMIS menunjukkan bahwa pendidikan Islam memiliki kemampuan untuk menyesuaikan diri dengan kemajuan zaman sambil mempertahankan nilai-nilai utama Islam. Tidak hanya institusi pendidikan yang bertanggung jawab atas tanggung jawab besar ini. Dengan mendukung kebijakan, menyediakan dana, dan memanfaatkan teknologi, pemerintah dan masyarakat harus berpartisipasi. Oleh karena itu, lulusan Prodi PAI tidak hanya menjadi guru yang berpengalaman, tetapi juga menjadi pemimpin transformasi yang siap membangun Indonesia emas di masa depan.

Baca Selengkapnya